6Sebutkan bagian bagian mikroskop dan fungsinya b Mencari bidang penglihatan 1 from PHARMACY 101 at University of Notre Dame Biladiibaratkan signal itu sebagai sumber mata air,maka mixer audio berfungsi sebagai bendungan yang dialiri air dari berbagai sumber mata air tersebut. Lalu sebagai penyempurnaan dari proses penyampuran,mixer sound pun dibekali dengan bagian bagian yang mendasar sebagai ciri dari sebuah mixer profesional,bagian bagian tersebut diantaranya ialah: petunjukLK agar setiap individu dan kelompok memahami tugasnya masing — masing (Integritas) Tahap 3 ( Membimbing Penyelidikan individu dan (kelompok ) 9. Siswa mengerjakan LK tentang bagian tumbuhan dan fungsinya 10. Siswa berdiskusi tentang nama serta isyarat bagian-bagian tumbuhan dan apa fungsinya sesuai dengan petunjuk dalam LK 11. Berikutini adalah daftar isi dari blok tv: Gambar 1A. Diagram Blok Televisi Warna Gambar 1B. Diagram Blok Bagian Warna Diagram blok diatas (Gambar 1 & 2) adalah diagram blok televisi berwarna dan hitam putih.Diantara kedua gambar tsb pada dasarnya sama,bagian-bagiannya,fungsinya,serta cara kerjanya semua sama.Untuk televisi berwarna (perhatikan diagramnya) hanya ada tambahan bagian warna saja SebutkanApa Saja Fungsi Aplikasi - Di era modern ini, penggunaan teknologi dalam bentuk produk elektronik semakin maju dengan cepat. Kali ini saya akan mencoba untuk keluar sepenuhnya dengan fungsinya, contoh dan klasifikasi. Daftar Isi. 1 Pengertian Aplikasi Menurut Para Ahli. 1.1 · Sri Widianti; 1.2 Bagian, Komponen dan Jenisnya f8EN. Mixer merupakan salah satu jenis ARTL yang masuk dalam klasifikasi ARTL mekanis yang fungsinya sebagai pengaduk adonan Kue dan semacamnya. Mixer sering digunakan untuk mengaduk adonan kue yang menggunakan campuran telur, tepung, dan larutan tertentu sehingga ibu rumah tangga sering mengistilahkannya sebagai pengaduk telur. Tungkai pengaduknya digerakkan oleh sebuah motor listrik melalui kopel roda-roda gigi. Variasi kecepatan putar dapat diatur dengan sebuah saklar pilih yang diletakkan sedmikian rupa hingga mudah dijangkau oleh ibu jari atau jari telunjuk yang sedang menggenggam gagang mixer. Pemeriksaan komponen yang ada pada bagian dalam cukup melepaskan tiga sekrup pengikat badan mixer. Dua sekrup di bagian depan, satu pada bagian belakang. Tungkai pengaduk yang terdiri atas dua buah dapat dilepaskan dengan menekan tombol pelepas kait tungkai. Tombol ini juga diletakkan sedemikian rupa sehingga mudah dijangkau dan berdampingan dengan saklar pemilih kecepatan. Untuk mempermudah pengenalan komponen mixer tersebut. Bagian – Bagian Luar Mixer Bagian – Bagian Dalam Mixer Diagram Single Line Gambar tersebut memperlihatkan rangkaian kelistrikan mixer merek Philips type HR 1500/A1. Gambar tersebut menunjukkan bahwa sumber listrik yang diperlukan untuk menjalankannya adalah tegangan AC 220 ~ 230 V pada frekuensi kerja 50 – 60 Hz. Sementara daya listrik yang akan diserap sebesar 170 watt. Kemudian, rangkaiannya dilengkapi dengan kapasitor dan resistor yang dipasang paralel. Kapasitor dan resistor tersebut berfungsi sebagai peredam frekuensi interferensi yang ditimbulkan oleh motor mixer saat berputar. Pengaturan kecepatan mixer dilakukan dengan memindahkan posisi saklar pemilih kecepatan SW antara posisi 0’ hingga posisi 3’. Pengaturan kecepatan ini dapat dilakukan dengan SW, karena posisi-posisi kecepatan yang ditunjukkan oleh SW berhubungan dengan belitan pengatur kecepatan dan belitan bantu motor L1, L2 dan L3 yang terhubung seri menuju ke sikat1, masuk ke belitan rotor LR, keluar ke sikat2, masuk ke beliatan utama lalu kembali sumber listrik. Nilai resistansi L1 sebesar 24 ohm, L2 sebesar 20 ohm, dan L3 sebesar 14 ohm. Sementara itu resistansi belitan stator L4 dan rotor motor LR masing-masing 17 ohm dan 44 ohm. Sebelum membahas tentang cara kerja mixer kue, ada baiknya kamu pahami dulu apa itu mixer dan fungsinya. Mixer sendiri adalah salah satu alat elektronik dapur yang biasanya dipakai untuk mengaduk adonan. Fungsi utamanya adalah mengharuskan campuran adonan kue. Mixer bekerja dengan mesin khusus yang otomatis, sehingga kamu tidak perlu menggunakan tenaga untuk mengoperasikannya. Dengan menggunakan mixer, kamu bisa mengurangi resiko adonan yang terkontaminasi dengan tangan. Proses harusnya adonan juga jadi lebih cepat selesai. Mixer memiliki cara kerjanya sendiri sehingga bisa menghasilkan pencampuran adonan yang halus. Tentunya dalam hal ini mixer menggunakan daya listrik untuk bekerja. Sebelum menggunakan mixer, mari kenali cara kerjanya terlebih dulu agar bisa optimal dalam menggunakannya. Cara Kerja Mixer Secara Umum Pada dasarnya mixer memang khusus digunakan untuk mencampur dan menghaluskan adonan kue. Namun kinerjanya yang bagus dalam mengharuskan bahan ini akhirnya mixer digunakan juga bisa difungsikan untuk menghaluskan bahan lain selain adonan kue. Seperti yang dikatakan sebelumnya, dalam kinerjanya mixer punya sistem atau cara kerja sendiri yang berbeda dengan alat elektronik lain. Berikut ini beberapa ulasan terkait cara kerjanya 1. Penyambungan ke Aliran Listrik Seperti yang kita tahu, mixer memang merupakan alat elektronik yang bekerja mengandalkan aliran listrik dan bukan baterai. Untuk itu setiap kaki ingin menggunakan mixer, alat ini harus disambungkan dulu dengan aliran listrik. Kamu hanya perlu menyolokkannya pada stop kontak. 2. Peletakan Bahan Jenis mixer memang ada beraneka ragam, ada mixer yang sudah dilengkapi langsung dengan mangkuknya, dan ada juga mixer yang hanya tersedia sebagai pengaduk tanpa mangkuk. Khusus untuk cara kerja mixer yang satu ini adalah mixer yang tersedia lengkap dengan mangkuknya. Kamu hanya perlu menyiapkan bahan adonan dan secara langsung diletakkan di dalam mangkuk mixer sebelum akhirnya dihaluskan menggunakan pengaduk mixer. 3. Penyesuaian Mangkuk Mixer Khusus untuk jenis mixer planetary atau selain hand mixer, tuas kunci mixer bisa ditarik lantas kepala mixer bisa diangkat agar mangkuk lebih sesuai digunakan. Kamu bisa meletakkan mangkuk di bagian bawah kepala mixer. Sedangkan bagi pengguna hand mixer bagian bawah mangkuk bisa diberi kain sebagai penahan agar mangkuk tidak goyah. Meski begitu kamu tetap bisa memegang salah satu sisi mangkuk mixer agar kinerjanya lebih nyaman. 4. Pemasangan Pengaduk Selanjutnya ada proses pemasangan pengaduk. Setiap mixer pasti memiliki komponen pengaduk. Dan biasanya komponen ini bisa dilepas atau terpisah dari mesin mixer itu sendiri. Pengaduk ini dibuat terpisah agar memudahkan pengguna untuk membersihkan sisa adonan yang menempel usai diaduk. Perlu diketahui bahwa komponen pengaduk ini memiliki beberapa opsi pengaduk, seperti flat beater, whisk, dan spiral. Setiap opsi pengaduk ini memiliki kelebihan masing-masing dan biasanya penggunaan bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Gunakan yang memang sesuai dengan kebutuhanmu. Pasang alat pengaduk pada bagian kepala mixer dan pastikan terpasang dengan kuat dan benar. Setelah alat pengaduk terpasang pada kelapa mixer, turunkan mixer dan bisa mulai memakai mixer. Kamu harus tahu bahwa pemilihan opsi alat pengaduk ini sangat penting. Bahkan jika salah memilih opsi pengaduk, hal tersebut bisa merusak mixer. 5. Pengaturan Kecepatan Sebagaimana komponen pengaduk, pada tiap mixer juga pasti dilengkapi dengan komponen pengaturan kecepatan. Biasanya komponen ini ada di bagian kepala mixer. Umumnya opsi kecepatannya ada 3, namun ada juga yang lebih banyak tingkatan kecepatannya. Yang jelas semakin besar angka kecepatannya maka kerja mixer juga akan semakin cepat. Sangat disarankan untuk pemakaian di awal sebaiknya gunakan kecepatan rendah. Setelah adonan setengah hancur, barulah bisa menambah kecepatan mixer. Cara kerja mesin mixer dalam pengaturan kecepatan ini bisa dilakukan dengan bertahap atau langsung. Artinya untuk mengubah kecepatan ada yang mematikan mixer dulu atau bisa juga langsung dilakukan peralihan kecepatan tanpa mematikan mixer terlebih dulu. Agar menghindari kerusakan, sebaiknya lakukan peralihan kecepatan dengan mematikan mixer lebih dulu. Teknik mengatur kecepatan ini juga punya peran yang penting demi efisiensi hasil adonan dan waktu yang dibutuhkan untuk mengaduk. BACA JUGA 6 Tips Membuat Bakpao Putih Lembut dan Mengembang Cara Mudah Memilih Mixer Sebagaimana yang diulas di atas, mixer memang punya banyak sekali jenisnya namun fungsi dan cara kerja mixer hampir sama semua. Selain memahami sistem kerja mixer, sebelum membelinya kaku juga harus tahu bagaimana cara yang tepat dalam memilih mixer yang tepat. Pasalnya setiap jenis mixer punya kelebihan atau keunggulan masing-masing sehingga penggunaannya bisa lebih spesifik. Untuk kamu yang masih awam, berikut ini beberapa kiat mudah memilih mixer yang tepat Pilih Ukuran Mixer yang Tepat Jika kamu adalah seorang pengusaha kue, mixer yang dipilih sebaiknya yang berukuran besar karena bisa muat untuk adonan yang jumlahnya banyak. Namun jika mixer nantinya jarang digunakan karena hanya untuk modem tertentu, maka kamu bisa pilih yang ukuran kecil. Pemilihan ukiran mixer ini sebaiknya juga disesuaikan dengan ruang dapur atau lemari penyimpanan. Mixer kecil tentu saja akan lebih bisa menghemat ruangan. Pertimbangkan Kapasitas Sebenarnya poin ini juga hampir sama dengan pemilihan ukuran mixer. Kapasitas dipilih berdasarkan kebutuhan banyaknya adonan yang akan dibuat. Semakin banyak adonan yang dibuat, maka mixer yang dipilih juga harus punya kapasitas besar. Kapasitas ini berlaku untuk mangkuk mixer sekaligus pengaduk yang punya tenaga berbeda-beda. Untuk mangkuk mixer tentunya khusus untuk mixer yang memang tersedia satu paket dengan mangkuk. Adapun untuk mixer yang hanya menyediakan pengaduk saja, pilih mixer yang punya kapasitas kekuatan pengaduk dan mesin yang mumpuni sehingga cara kerja mixer bisa optimal mengaduk adonan yang banyak. Sedangkan jika memang hanya digunakan untuk adonan dalam jumlah kecil, akan lebih mudah memilih karena ada banyak sekali opsi mixer kecil yang punya kapasitas cukup. Pilih Tipe yang Tepat Secara garis besar ada dua tipe mixer, yaitu hand mixer dan stand mixer. Hand mixer adakah mixer yang penggunaannya harus dipegang dan diputar sendiri mengikuti kerja mesin. Sedangkan stand mixer merupakan mixer yang bisa berdiri sendiri untuk pengadukan adonan. Stand mixer memang jauh lebih praktis namun biasanya lebih tepat digunakan untuk adonan dalam jumlah banyak. Lantas untuk hand mixer lebih cenderung dipakai untuk penggunaan skala kecil. Untuk itu perlu disesuaikan dulu tipe mixer dengan pemakaiannya yang tepat. Sama halnya dengan alat elektronik dapur lainnya, mixer juga punya banyak sekali jenisnya. Sebelum memilih mixer, pahami dulu kebutuhanmu dan tentunya mempertimbangkan budget juga. Kamu bisa jadikan acuan kiat memilih mixer di atas sebelum membeli mixer sesuai kebutuhanmu. Cara kerja mixer sendiri secara umum sama, namun klasifikasi mesinnya mungkin memiliki perbedaan karena skala penggunaannya yang juga berbeda. Sebagaimana ulasan kinerja mixer di atas, mixer bekerja secara otomatis dan praktis sehingga sangat tepat dijadikan perlengkapan alat dapurmu. Perawatan dan Perbaikan Peralatan Rumah Tangga Mixer mempunyai lubang minyak di atas motor. Lumasi masing-masing lubang dengan 2 atau 3 tetes minyak setiap 2 atau 3 bulan, atau lebih jika mixer sering digunakan. Pembersihan sisa makanan yang menempel pada mixer Bersihkan sisa-sisa bahan makanan yang menempel pada motor dengan kain lunak. Jangan menggunakan kertas penggosokan atau ampelas Pembersihan bantalan-bantalan Setiap tahun sekali, bersihkan dan lumasi bantalan-bantalan tersebut dengan minyak mesin jahit. Pembersihan roda gigi Setiap 12-18 bulan, bukalah plat penjepit roda gigi dan bersihkan roda gigi tersebut. Kemudian lumasi dengan pelumas silikon. 38Perawatan dan Perbaikan Peralatan Rumah Tangga No. DAFTAR MENCARI KESALAHAN PADA ALAT PENGGOCOK TELUR MIXER KEMUNGKINAN KERUSAKAN KEMUNGKINAN PENYEBAB KERUSAKAN Alat tidak berputar 1 Tidak ada tegangan sumber X Timbul bunga api Putaran sukar diatur Adanya tegangan sentuh 1 2 3 4 5 2 Sakelar rusak X X 3 Kedudukan sikat longgar X X 4 Gulungan medan bocor X X 5 Gulungan jangkar lepas X X X 6 Alat mekanik tidak kerja/macet X 7 Pelumasan tidak teratur/kering X 8 Bantalan aus X 9 Komutator kotor X 10 Kondensator rusak X 11 Gulungan jangka hubung singkat X 12 Alat mekanik rusak X 13 Polaritas terbalik X 14 Kawat penghubung rusak/jelek X 15 Hubungan komponen tidak baik X 16 Hubungan pentanahan lepas X Tugas 6. 1 Tugas Keterampilan Pilihlah salah satu jenis Mixer, lakukanlah prosedur pemeliharaan seperti langkahlangkah pada pemeliharaan peralatan terdahulu. 2 Tugas Pengetahuan 1. Sebutkan bagian-bagian utama Mixer dan jelaskan masing-masing fungsinya ! 2. Jenis motor apa yang digunakan pada mixer ? Jelaskan alasannya ! 3. Sebutkan gangguan yang mungkin terjadi pada Mixer dan bagaimana cara merawat / memperbaikinya ? 39Page 1 and 2 MODUL PEMBELAJARAN KODE 3 and 4 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 5 and 6 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 7 and 8 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 9 and 10 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 11 and 12 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 13 and 14 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 15 and 16 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 17 and 18 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 19 and 20 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 21 and 22 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 23 and 24 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 25 and 26 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 27 and 28 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 29 and 30 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 31 and 32 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 33 and 34 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 35 and 36 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 37 and 38 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 39 and 40 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 41 and 42 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 43 and 44 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 45 and 46 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 47 and 48 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 49 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 53 and 54 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 55 and 56 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 57 and 58 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 59 and 60 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 61 and 62 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 63 and 64 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 65 and 66 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 67 and 68 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 69 and 70 Perawatan dan Perbaikan Peralatan LPage 71 and 72 Perawatan dan Perbaikan Peralatan LPage 73 and 74 Perawatan dan Perbaikan Peralatan LPage 75 and 76 Perawatan dan Perbaikan Peralatan LPage 77 and 78 Perawatan dan Perbaikan Peralatan LPage 79 and 80 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 81 and 82 Perawatan dan Perbaikan Peralatan RPage 84 listrik, dasar-dasar motor listrik Page 88 mencapai suatu kompetensi 92 ini diharapkan Anda dapat melakukan Mixer sangat besar jasanya bagi yang baru mulai memasak atau membuat kue. Yuk, pelajari fungsi dan manfaat mixer berikut ini! Fungsi Mixer – Di kehidupan kita sekarang ini, semua sudah bersangkutan dengan teknologi. Tentu perkembangan ini adalah hal yang baik. Misalnya barang-barang elektronik yang ada di sekeliling kita, banyak yang membawa kemudahan dalam kehidupan. Sebut aja komputer, ponsel, televisi, bahkan peralatan dapur pun sekarang sudah canggih. Nah, Salah satu peralatan dapur yang akan memudahkan kamu adalah mixer. Mixer adalah alat yang akan membantu kamu untuk mengaduk dan mencampurkan adonan. Alat ini akan sangat menguntungkan dalam kegiatan masak-memasak. Terutama dalam membuat kue dan lainnya. Kalau kamu belum punya satu di rumah, sebaiknya kamu segera membeli alat ini. Apa lagi jika kamu sangat hobi membuat kue. Sebelum kamu membeli, ketahui apa saja kegunaan dan manfaat jika memiliki alat ini. Jadi, kamu nggak ragu lagi untuk membelinya. Yuk, simak selengkapnya! Baca Juga Pilihan 5 Brand Mixer Makanan Terbaik Solusi Dapur Praktis 1. Pembuatan Roti atau Kue Sumber Gambar X vs Y Hal pertama yang menjadi fungsi dan manfaat dari penggunaan mixer adalah kemudahan yang akan kamu dapatkan. Daripada kamu menggunakan spatula untuk mengaduk adonan, akan lebih efisien jika kamu menggunakan mixer. Penggunaan mixer ini tentu akan mempercepat pekerjaan kamu. 2. Adonan Lebih Sempurna Sumber Gambar Video Blocks Ketika membuat kue, adonan tentu harus tercampur rata. Jika ada adonan yang tidak tercampur dengan baik, akan memungkinkan kue menjadi kurang enak atau bahkan ada bagian-bagian yang tidak matang. Dengan menggunakan alat ini, mengaduk adonan akan lebih konstan dengan pengaturan kecepatan dan tenaga. Alhasil, adonan yang akan kamu jadikan kue akan terbentuk lebih sempurna. 3. Adonan Higienis Sumber Gambar Serious Eats Mixer akan meminimalisir masuknya benda lain atau kotoran yang menempel pada tangan. Selain itu, jika kamu menggunakan tangan dan sudah merasa kelelahan, bisa saja keringat jatuh ke adonan. Dengan mixer, kamu tidak perlu lagi mengkhawatirkan hal tersebut. 4. Hemat Waktu Sumber Gambar Kitchen Aid Ketika sedang memasak, terutama memasak masakan yang memerlukan adonan, pasti akan menghabiskan banyak waktu dan juga tenaga. Untuk mengaduk adonan diperlukan waktu yang tidak sebentar, belum lagi jika kamu perlu mengaduknya beberapa kali. Keberadaan mixer merupakan solusi dari masalah ini. Dengan alat ini adonan yang kamu buat akan lebih cepat selesai dan tercampur lebih sempurna. 5. Hemat Tenaga Sumber Gambar Taste of Home Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, penggunaan mixer juga akan menghemat tenaga. Kamu tidak perlu bersusah payah mengaduk menggunakan tangan, terlebih lagi jika adonannya banyak. Berbeda dengan tenaga manusia yang lama kelamaan akan berkurang, kecepatan dan kekuatan mixer akan tetap bergerak konstan. Sehingga, adonan pun akan mengembang dengan lebih baik. Memasak lebih mudah dan hasil maksimal dengan peralatan memasak berkualitas terbaik di sini! Baca Juga 10 Variasi Resep dan Cara Membuat Bolu Kukus dengan Mudah 6. Kegiatan Masak Lebih Efisien Kegiatan masak-memasak pun akan lebih efisien jika kamu mempunyai alat pengaduk adonan ini. Untuk mengaduk adonan tentu akan memakan waktu yang tidak sebentar, belum lagi jika adonan tersebut perlu diaduk beberapa kali. Nah, dalam kondisi ini kamu dapat melakukan hal lain, misal memotong buah atau bahan-bahan lain untuk kebutuhan kue yang sedang kamu buat. 7. Membuat Adonan dalam Jumlah Besar Mungkin tidak akan menjadi masalah jika kamu membuat adonan kue dengan kapasitas yang kecil. Namun, jika kamu membuat adonan kue dalam jumlah yang besar. Misalnya, ketika kamu mengadakan pesta dirumah, pekerjaan ini pasti lebih mudah jika kamu menggunakan mixer. Untuk dapat melakukan hal ini pun kamu harus memiliki mixer yang memiliki kapasitas besar. 8. Membuat Kue Kapan Pun Manfaat lainnya adalah kamu bisa membuat kue kapan pun kamu mau. Terutama jika kamu memiliki hobi membuat kue, pasti mixer akan sangat dibutuhkan. Jika kamu bisa membuat kue sendiri, kamu tidak perlu repot pergi ke toko kue. Bahkan, kamu bisa memberikan kue buatanmu kepada orang lain atau mungkin memulai bisnis. 9. Memulai Bisnis Selanjutnya, fungsi dan manfaat yang akan kamu dapatkan jika kamu memiliki mixer adalah kamu bisa memulai bisnis kue sendiri. Apabila ingin melakukan ini, tentu kamu juga membutuhkan mixer berkapasitas besar. 10. Belajar Membuat Kue Alat ini juga dapat membuatmu belajar bagaimana cara membuat berbagai macam kue. Jika kamu sudah menguasai bagaimana mengaduk adonan menggunakan tangan atau spatula, ada baiknya setelah itu kamu menggunakan mixer. Dalam satu kali pembuatan adonan, kamu bisa membuat beberapa jenis kue dengan cepat. Sehingga kamu bisa langsung belajar membuat kue lainnya. Baca Juga 5 Resep dan Cara Membuat Kue Cucur, Kue Ikonik Penuh Cinta Ada banyak yang bisa kamu manfaatkan jika memiliki mixer seperti yang sudah disebutkan di atas, menyenangkan bukan? Jangan lupa, kamu perlu memilih dan memastikan mixer yang akan kamu beli sesuai dengan kebutuhanmu saat ini. Untuk membeli alat ini, kamu dapat mengunjungi Tokopedia dan temukan pilihan mixer terbaru dengan kualitas terbaik. Yuk! Tunggu apa lagi? Temukan berbagai peralatan dapur modern terlengkap dengan harga termurah di sini! Jakarta - Banyak alat masak elektronik di pasaran. Juicer, blender dan mixer merupakan alat yang biasa dimiliki rumah tangga. Apa bedanya fungsi alat ini? ​​Fungsi utama peralatan masak adalah untuk menghaluskan, mencincang atau mengiris secara elektronik sehingga menghemat waktu. Ini beberapa peralatan yang perlu Anda ketahui fungsinya sebelum membeli.​1. Blender Blender juga dilengkapi dengan satu ​pisau​ ​yang tidak terlalu tajam. Blender didesain untuk menghancurkan bahan makanan yang tidak terlalu bertekstur keras​ dan basah. Seperti beragam sayuran, kacang yang lunak atau buah-buahan dan​ makanan beku. Wadah blender yang tinggi untuk mencegah​ isi wadah tidak tumpah keluar. ​Dilengkapi dengan tombol tingkat kekuatan pelumatan yang bisa dipilih. ​Untuk bahan-bahan yang tidak berair perlu ditambahkan sedikit air sehingga bisa lumat dengan sempurna. Di bagian tutup dilengkapi dengan lubang untuk memasukkan cairan dan sendok pengaduk. Harganya relatif ​Hand ​BlenderLebih praktis untuk menggunakan blender ini. Tidak ada wadah kotor yang terbuang sia-sia dan mudah dibawa kemana-mana. Blender ​ini bisa dipegang dengan tangan. Pemakaiannya langsung dimasukkan ke dalam wadah berisi bahan makanan. ​Kelemahan blender seperti ini adalah pemakaian wadah yang harus berbentuk dalam, agar bahan makanan yang dilumatkan tidak tercecer keluar. Blender dengan model seperti ini paling bagus untuk membuat saus dan ​melumatkan sayuran dan nasi untuk bubur bayi.​ Cocok untuk melumatkan makanan dalam jumlah Food processor​Sesuai dengan namanya alat ini dipakai untuk memroses beragam makanan. Karenanya dilengkapi dengan beragam pisau yang bisa diganti sesuai kebutuhan. Bisa dipakai untuk melumatkan, mencincang halus, mencincang kasar atau mengiris halus dan untuk menghaluskan daging untuk bakso, mengiris sayuran untuk salad atau mencincang bawang merah, bawang putih dan bahan lainnya. ​​Bentuknya agak besar dan harganya lebih mahal dari jenis blender.​4. ​M​ixer​Mixer elektrik cocok dimiliki oleh mereka yang suka membuat kue. Ada yang berupa hand mixer dan ada pula stand mixer. Umumnya dilengkapi dengan dua alat. Satu untuk kocokan, berbentuk seperti kocokan kawat dan satu untuk mengaduk adonan​ berupa uliran atau seperti dayung.​Kapasitas stand mixer beragam dari 1 kg sampai 3 kg untuk ukuran rumahtangga. ​Untuk ukuran industri lebih besar lagi. Jika sering membuat cake dan roti, stand mixer cocok untuk Anda JuicerKalau sering membuat jus sendiri, alat ini perlu Anda miliki. Berfungs untuk membuat ekstrak atau sari buah dan sayuran juga kacang kedelai. Ada wadah untuk memasukkan bahan-bahan dan juga ada alat penampung jus nya. Kekuatan juicer juga beragam. Ada yang mampu membuat ekstrak hingga ampas sayur dan buah-buahan menjadi serbuk juga banyak jenis juicer yang 'cold pressed' memakai bahan yang tidak panas saat mesin dijalankan sehingga nutrisi sari buah dan sayuran tetap terjaga. Tentu saja harganya lebih mahal daripada juicer biasa. msa/odi

sebutkan bagian bagian mixer dan fungsinya