Laduni.ID, Jakarta - KH.Ahmad Marzuqi bin Ahmad Mirshod bin Hasnum bin Ahmad Mirshod bin Hasnum bin Khotib Sa'ad bin Abdurrohman bin Sulthon atau biasa dikenal dengan Guru Marzuqi adalah salah satu dari enam guru (ulama) Betawi yang sangat dihormati dan disegani, serta memiliki pengaruh yang besar dalam penyebaran Islam di tanah Betawi.. Guru Marzuqi lahir di Rawabangke (Rawa Bunga Adapun guru-guru Syaikh Nawawi di Arab antara lain : - Syaikh Sayyid Ahmad Al-Nahrawi, - Syaikh Sayyid Ahmad Dimyathi, - Syaikh Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, - Syaikh Muhammad Khatib Al-Hambali, - Syaikh Abdulghani Bima, (1888 M), K.H. Hasyim Asy'ari tokoh dan pendiri NU, K.H. Ahmad Dahlan tokoh dan pendiri Muhammadiyah, dan lain-lain. "Aku sebentar lagi mau pulang, " kata Guru Bangil. "Aku minta do'a kepada kamu," Lalu dijawab Guru Semman : Inggih pun Guru, ulun (saya) doakan. Kemudia, Guru Semman berkata kepada Abah Zaini Sekumpul, setelah Guru Bangil pulang nanti giliran aku yang pulang. "Doakan aku lah," kata Guru Semman kepada Abah Zaini SekumpuL. Di antaranya, Syekh Ahmad Khatib belajar ilmu agama ke Sayyid Bakri Syatha, Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan, dan Syekh Muhammad bin Sulaiman Hasbullah al-Makki. Ilmu pengetahuan agama yang diperoleh dari para ulama itu mampu mempengaruhi pola pikir dan perilakunya. Syekh Muhammad Sa'ad Mungka, guru besar Thariqat Naqsyabandiyah yang juga Sepulang berguru di Tanah Haram oleh salah satu gurunya, as-Sayyid Abubakar Syatha ad-Dimyathi, ulama besar yang bermadzhab Syafi'i namanya diganti dari Muhammad Darwis menjadi Ahmad Dahlan. Hal itu terinspirasi dari ulama syafiyyah yang masyhur akan keilmuan dan kealimannya di Tanah Haram, Syekh Zaini Dahlan. hrKU.

guru guru sayyid ahmad zaini dahlan